Kamis, 11 Mei 2017

Puisi - Cinta Dalam Doa

 Puisi - Cinta Dalam Doa
 (karya ; novi shaputri)
Aku tak pandai merangkai kata
Tak terbiasa dengan segala peribahasa
Aku tak bisa menjanjikan cinta yang sempurana, 

dengan kesetiaan seutuhnya
Karena hatiku hati manusia biasa
Bukan malaikat dari surga, 

bukan pula bidadari para dewa....
Aku hanya bisa mencintaimu dalam setiap doa pada Yang Maha Kuasa....

Rabu, 29 Maret 2017

Puisi - arti kehidupan


Adakah seorang insan yang mengerti..
apakah arti kehidupan ini…
pernah kucari arti cinta sejati
namun yang kutemui hanyalah mimpi..
suatu mimpi kosong yang tak bertepi
apakah salah hati ini
ingin memiliki sebuah cinta sejati..
apakah arti sebuah persahabatan sejati
apakah itu juga sebuah mimpi..?
jika benar,
apalah arti semua ini..
sudah banyak hari kujalani
tanpa suatu tujuan yang pasti…
semua seakan hanyalah ilusi..
ilusi yang tiada memiliki arti
namun akhirnya satu hal kusadarihanya
Tuhan yang sungguh mengerti,
tentang semua arti kehidupan ini..
kekosongan hati ini
tidak lagi diisi dengan benci..
tak ada yang lebih murni
dari kesucian cinta Ilahi


(karya finka)

Selasa, 14 Maret 2017

Puisi - Semangat


Seberat apapun beban masalah yang kamu hadapi saat ini, percayalah bahwa semua itu tidak pernah melebihi batas kemampuan kamu.
Hargai dia yang membencimu, karena dia adalah penggemar yang telah menghabiskan waktunya hanya untuk melihat setiap kesalahanmu.
Jangan menyerah atas impianmu, impian memberimu tujuan hidup. Ingatlah, sukses bukan kunci kebahagiaan, kebahagiaanlah kunci sukses. Semangat !
Jangan iri atas keberhasilan oranglain, karena kamu tidak mengetahui apa yang telah ia korbankan ununtuk mencapai keberhasilannya itu.
Jangan bandingkan orang yang mencintaimu dengan masa lalumu. Hargai dia yang kini berusahap membuatmu bahagia.
Wanita itu unik, mereka ingin kamu tahu bagaimana perasaannya tapi mereka tidak ingin mengatidakannya padamu.
Jika kamu mencintai seseorang, cintailah dia apa adanya, bukan karena kamu ingin dia menjadi seperti yang kamu inginkan, karena sesungguhnya kamu hanya mencintai cerminan diri kamu pada dirinya.
Jika kamu gagal mendapatkan sesuatu, hanya satu hal yang harus kamu lakukan, coba lagi!!!!
Janganlah kamu mencintai seseorang karena paras/wajahnya, hartanya dan jabatannya, tapi cintai karena kebaikan dan ketulusan hatinya karena diantara itu semua, hanya kebaikan dan ketulusan hatinya yang tetap abadi.
Datangilah sahabatmu di saat dia susah dan lenyaplah di saat dia bahagia, karena sesungguhnya kamulah yang akan diingat di saat dia sedang susah di saat kamu membantunya.
Ketika diri kita merasa telah dikhianati dan dikecewakan, berdoalah agar suatu saat kau tidak akan mengkhianati dan mengecewakan, karena kamu juga telah merasakan betapa sakitnya dikhianati dan dikecewakan.
Waktu adalah pedang, jika kamu bisa menggunakan dengan baik, maka pasti akan membawa keberuntungan, tapi jika kau menggunakan dengan buruk, pasti dia akan membunuhmu

Senin, 06 Maret 2017

Puisi - PERGI

PERGI

Tak kuat khayal ini merajut mimpi-mimpi.
Mata pun tak dapat bersatu dengan bunga tidur yang selalu indah.
 Karena ku tahu dirimu telah menghilang dari hidup ku.
Kau hanya tinggal kan luka & tangis.
Esok tak akan ku biar kan ini terulang.
Akan ku warnai mimipi-mimpi ku dengan keindahan walaupun tanpa mu.

Puisi - Walau hanya sekedar kata-kata saja

Walau hanya sekedar kata-kata saja
.
Tak kau izinkan aku menguntai beberapa bait tentang hati.
Mata ku begitu gelap dengan air mata.
Sayap-sayap keindahan mu pun tiada temani kesedihan ku.
Malah hujan mengudang kedinginan membeku.
Tak mampu jua ku bakar api cinta ini.

Sabtu, 04 Maret 2017

Puisi - Buat Apa

Buat Apa

 Buat apa sih kita pacaran
Kalo kita masih merasa kesepian
Buat apa sih kita pacaran
Kalo kita masih merasa kesepian
Dan Buat apa sih kita pacaran
Kalo ngga ada tujuan buat ke pelaminan


Minggu, 26 Februari 2017

Puisi - TUHAN TAHU AKU MENCINTAIMU

TUHAN TAHU AKU MENCINTAIMU .
engkau bukanlah hujan
tetapi engkau selalu menarik air hujan
menjadi mata air hujan di mataku
keberadaanmulah yang menjadi alasan
mengapa awan mendung muncul pagi ini, dan
memaksaku menumpahkan hujan
untuk kesekian kalinya, dari
kelopak yang sudah dengan susah payah kukeringkan.
Aku hanya tidak menyangka saja
bahwa aku yang telah berpaling
dari kecupmu yang membara dalam kata-kata,
masih sanggup merasakan adamu yang jauh
tetap mengimani cintaku.
Maka aku mohon kepadamu,
berbelas kasihlah kepada sepasang mata
yang mungkin sedang menatap puisi ini.
Atau kita bisa bersepakat,
melalu segala yang ada, bahwa Tuhanpun tahu cintaku tidak musnah oleh waktu hingga maut menjemputku dan akan ku tunggu kau di lain waktu